Pemerintahan 28 Aug 2026

Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Bahaya Rabies dan Penanganannya di SDN 1 Bale Baler Agung

A

Oleh Administrator

2 Menit Baca
2 kali dilihat
Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Bahaya Rabies dan Penanganannya di SDN 1 Bale Baler Agung

"Narasumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menekankan bahwa sekolah merupakan salah satu titik krusial dalam diseminasi informasi pencegahan rabies, mengingat anak-anak usia sekolah adalah kelompok yang cukup rentan berinteraksi dengan hewan penular rabies (HPR) seperti anjing."

Jembrana — Dalam upaya meningkatkan kesadaran serta kewaspadaan dini terhadap ancaman penyakit rabies di lingkungan satuan pendidikan, kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rabies sukses diselenggarakan di SDN 1 Bale Baler Agung, Kabupaten Jembrana. Acara yang dikhususkan bagi para tenaga pendidik ini berlangsung pada hari Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan penyuluhan ini menghadirkan para narasumber ahli yang berkompeten di bidang kesehatan hewan dan pencegahan penyakit zoonosis, yaitu perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali serta Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana. Kehadiran para narasumber ini disambut dengan antusias tinggi oleh jajaran guru di sekolah tersebut.

Dalam pemaparannya, narasumber dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali menekankan bahwa sekolah merupakan salah satu titik krusial dalam diseminasi informasi pencegahan rabies, mengingat anak-anak usia sekolah adalah kelompok yang cukup rentan berinteraksi dengan hewan penular rabies (HPR) seperti anjing. Para guru dibekali pemahaman mendalam mengenai karakteristik hewan yang tertular rabies, gejala klinis pada hewan maupun manusia, serta langkah-langkah tanggap darurat yang harus diambil apabila terjadi kasus gigitan.

Sementara itu, pihak Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan Kabupaten Jembrana memaparkan situasi terkini populasi serta langkah-langkah strategis penanganan HPR di wilayah Kabupaten Jembrana. Para guru diajak untuk aktif berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing, guna mengedukasi siswa dan masyarakat sekitar agar tidak ragu melaporkan jika menemukan hewan yang menunjukkan gelagat mencurigakan atau agresif.

Kepala SDN 1 Bale Baler Agung beserta para guru menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan KIE ini. Melalui kegiatan edukatif tersebut, para pendidik merasa jauh lebih siap dalam mengenali tanda-tanda bahaya rabies serta memahami protokol pertolongan pertama pada korban gigitan hewan sebelum mendapatkan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini di SDN 1 Bale Baler Agung, diharapkan kesadaran kolektif warga sekolah terhadap pentingnya pencegahan rabies semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman rabies di Kabupaten Jembrana.

Galeri Foto

#Pemkab Jembrana #KIE #Rabies